Tahu mall yang satu ini? Namanya Grand Indonesia Shopping Town. Terletak nggak jauh dari jalan Kebon Kacang, dan MH. Thamrin.
Letaknya juga bersebelahan dengan JACC. Kayaknya sih, Grand Indonesia ini, mall baru! Abis, gue juga baru tahu sekarang. Apa udah lama, tapi guenya yang kuper? Hhe…
Gue pergi ke sana untuk yang pertama kali dengan abang gue. Naik motor. Pertama kali gue lihat bentuk luar bangunan mall ini, kayaknya, mall ini mewah banget! Lebih mewah dari TA! Bentuknya tapi, ya!
Pas mau parkir, gue pikir, ini mall, mall kagak laku! Hhe… sori! Nggak tahunya, banyak juga yang mau ngunjungin. Nggak Cuma pengunjung yang pakai mobil mewah doang kok, juga yang dating ke mall ini. Tapi, antrian motor saat abang gue mau memarkir motornya pun cukup terlihat.
Nggak tahu deh, itu mall emang laku beneran, apa Cuma karena gue pergi ke situnya, pas liburan natal dan tahun baru?
Sebenernya, gue dan abang gue, ke situ bukannya mau window shopping! Cuma mau ngincer diskon 30% yang lagi diadakan oleh Gramedia mall itu aja alasannya!
Waktu udah sampai di dalam, gue yang berprofesi sebagai pelajar merangkap penulis muda, langsung celangak-celinguk, kayak cecunguk! Hhe… menurut profesi gue, kalau lagi pergi-pergi, harus perhatiin sekitar! Yah, lumayan kan, buat nambah-nambahin pengetahuan tentang karakter orang!
Pas gue perhatiin, ternyata, yang datang tampang ber-uang semua! Ya… pastilah yang bertampang cina-cina, gitu! Ada juga bule. Orang pribumi-nya, juga ada, lha! Yang berjilbab gitu, juga ada! Gue salah satunya! Hhe…
Lalu, kebanyakan dari isi mall tersebut, adalah café ber-wifi! Sayang, gue nggak bawa laptop ke situ! Kalau bawa kan, udah kayak orang kaya gue!
Selain café ber-wifi, toko-toko-nya pun, toko-toko bermerk, yang kalau nggak gaul-gaul, pasti nggak tahu sebelumnya nama toko itu. Untung gue gaul! Hhe… ada toko Seibu, GAP, Gosh, dan masih banyak lagi…
Oya, waktu gue ke situ, kebetulan, lagi ada pertunjukkan Barbie, lho! Yang judulnya, The Diamond Castle. Dan yang main, kayaknya sih, orang bule asli! Yang didandanin sampai mirip dengan boneka Barbie.
Yah… pastilah pertunjukkan itu nggak banyak menyita perhatian gue dan abang gue. Yang penting sih, Go Gramed! Hhe…
Langsung aja, seusai dari Gramed dan mendapatkan sebuah mouse, kita langsung tertarik sama apa yang ada di lantai 3! Suasananya beda dari lantai-lantai sebelumnya. Timur Tengah, gitu! Kirain kita, tempat shalat, kali! Tapi…
Nggak tahunya, itu yang disebut dengan East Mall! Yang dari awal gue masuk, gue udah lihat namanya banyak banget di papan petunjuk!
Di bagian yang ter-setting Timur Tengah, terdapat tempat bermain anak-anak. Ada permainan mendayung, terus pemadam kebakaran, terus unta-unta-an, bom-bom car, sampai perahu yang ceritanya sedang terdampar di tengah lautan berombak ganas!
Setelah itu, kita terus mengitari lantai tiga. Sampai akhirnya, bertemu dengan tempat yang ter-setting Negeri Sakura! Isinya masih sama dengan tempat yang tadi. Masih permainan anak-anak juga! Lalu, kita pun naik ke lantai 4, yang sepertinya, masih kawasan East Mall.
Ternyata, di lantai 4 pun, masih tersetting Negeri Sakura. Tapi, yang ini isinya bukan permainan anak-anak lagi. Melainkan restaurant Jepang! Seperti Hoka-hoka Bento, Smoke Crab, Shusi, dan lain-lain. Terus jalan mengitari lantai 4, bertemu lah kita dengan tempat yang tersetting Eropa!
Pertama, bertemulah kita dengan settingan Perancis. Glamour, mewah! Lalu, ada juga settingan Negeri kincir angin! Dan yang paling unik, adalah settingan Inggris! Sampai ditaruh kereta segala! Terus, juga ditaruh lampu-lampu taman di sepanjang jalan.
Itulah, unik juga mall ini ternyata! Kalau datang langsung, pasti bisa lebih seru! Soalnya, di sini saya nggak ikut menjelaskan lebih detil, sudut demi sudut East Mall ini.
Tapi, mengapa tempat unik dan mengasyikkan untuk anak-anak itu, malah dibangun di sebuah mall yang pasti kalau untuk anak-anak dengan penghasilan orangtua pas-pasan, nggak bakal bisa datang ke sana?
Intinya, sekarang orang-orang menengah ke atas, lebih memanjakan orang-orang menengah ke atas pula! Kenapa nggak memanjakan orang-orang menengah ke bawah, atau orang-orang dengan penghasilan pas-pasan, atau orang-orang kurang beruntung?
Kan, pasti saya yakin dan percaya itu, bisa lebih bermanfaat dan memuaskan hati masing-masing?! Hahahaha…
Jumat, 26 Desember 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar