Kirain mau diadakan di mana, nggak tahunya, FFI kali ini mau diadakan di Bandung. Ya, FFI 2008 yang diselenggarakan pada 12 Desember di depan gedung Sate, Bandung.
Sebenernya, saya bukan pecinta film. Saya hanya mau mengulas saja liputan FFI yang sudah lalu itu. Apalagi, ada yang aneh di FFI tahun ini. Dan saya mengetahuinya pun dari berita yang saya tonton di Tv.
Jangan kalian pikir, saya menonton langsung FFI dari gedung Sate di Bandung! Saya mah, pasrah aja sama kecanggihan tekhnologi sekarang. Jadi, saya nontonnya lewat siaran SCTV yang langsung dari Bandung! Hhe…
FFI kali ini pun dimeriahkan oleh beberapa artis seperti Gita Gutawa, Tata ‘Dewi-dewi’, The Cangcuters, terus… siapa lagi, ya? Aduh, maaf, udah lupa.
Nggak penting. Yang lebih penting, pasti kalau kalian kemarin nonton siaran penghargaan FFI, kalian bakal bertanya-tanya. Nominasinya, film apaan, tuh? Kok, kayaknya gue nggak pernah tahu!
Yaps! Nggak tahunya, kebanyakan dari nominasi adalah film-film yang banyak belum bermunculan! Seperti, 3 doa 3 cinta—yang walau sekarang sudah diputar, namun pada saat FFI berlangsung, film itu belum diputar, lalu Fiksi, lalu juga ada Caludia/Jasmine—yang walau sudah diputar, namun film tersebut nyatanya tidak terlalu heboh di masyarakat!
Dan masih ada dua atau tiga film lagi yang belum tayang/belum dikenal masyarakat, atau sudah diputar namun tidak begitu heboh di masyarakat, yang menjadi nominasi di FFI kali ini.
Menurut pakar perfilman, yang gue tonton di berita sebelum gue tonton siaran FFI-nya, film-film yang menjadi nominasi adalah film-film yang bagus! Bukan film-film yang tenar! Dan belum tentu juga, film yang tenar itu isinya bagus!
Benar juga itu saudara-saudara! Masak, nominasinya mesti Tiren, atau film-film yang akhir-akhir ini bermunculan, yang mengandung banyak unsure misteri, dipadu dengan unsure percintaan, dan kadang-kadang, juga dimasukkan unsure “jorok” biar terkesan lucu?!
Jumat, 26 Desember 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar