Jumat, 17 Oktober 2008

Film Laskar Pelangi edisi 2

lanjutan dari Film Laskar Pelangi
pertama-tama, gue film itu diputar, penonton seakan membaca novelnya langsung! benar-benar mirip dengan novelnya! gue pkir, pertama-tamanya doank, nggak tahunya, selanjutnya pun begitu! sangat disayangkan. mengapa Riri Riza harus membuat film yang sama seperti novelnya? hanya bedanya, di sini penonton tidak perlu lagi membayangkan suasana yang sedang terjadi. dan hakikat pengejaran mimpinya pun--yang menjadi tujuan utama cerita ini--tidak terlalu ditonjolkan! mengapa begitu?
padahal, saya sanagt menyukai film ini dari segi pemainnya. mereka bisa memainkan perannya dengan sangat alami. ingat! ini kan berlatar tempat daerah! dan semua pemainnya, bisa memainkan dirinya yang biasa menjadi orang metropolis, menjadi orang daerah yang khususnya terpencil! sangat bagus!
sayang, hanya masalah yang di paragraf satu yang saya sebutkan saja tadi yang menggganggu. itu saja. kalau ada komentar yang lain, tolong bilang saja. kita jadikan blog saya ini sebagai ajang diskusi sastra. .

Tidak ada komentar: